Hallo teman – teman berjumpa lagi dalam tutorial dumetschool , pada tutorial kali ini saya akan membahas Pembulatan angaka dalam javascript. Ada tiga metode Math untuk operasi untuk pembulatan ke atas atau pembulatan ke bawah. Ketiga metode tersebut adalah ceil(), floor(), dan tround().  Perbedaan ketiga metode tersebut cukup membingungkan karena ketiganya memotong angka setelah titik desimal dan menghasilkan bilangan bulat.

Seperti yang kita tahu teman – teman javascript juga menawarkan fingsi parseint(), tetapi fungsi ini memotong angka setelah titik desimal, tanpa pembulatan ke atas atau pembulatan ke bawah. Oke untuk lebih jelasnya saya akan menjelaskan dari ketiga  metode ceil(), floor(), round(). Oke langsung saja.

Metode ceil(), metode ini membulatkan sebuah angka ke atas  menjadi angka bulat terbesar berikutnya dan kemudian menghapus sembarang angka yang ada setelah titik desimal; jadi, 5.02 menjadi 6 karena 6 adalah angka bulat terbesar berikutnya dan -5.02 menjadi -5 karena -5 lebih besar dari -6.

Metode floor(), metode ini membulatkan sebuah angka ke bawah menjadi angka bulat terendah berikutnya dan kemudian menghapus sembarang angka yang ada setelah titil desimal ; jadi, 5.02 menjadi 5, dan -5.02 menjadi -6.

Metode round(), metode ini membulatkan angka ke atas hanya jika bagian desimal dari sebuah angka adalah .5 atau lebih besar. sebaliknya ia membulatkan ke bawah menjadi integer terdekat ; jadi 5.5 di bulatkan ke atas menjadi 6, dan 5,4 dibulatkan ke bawah menjadi 5.

Oke untuk lebih jelasnya saya akan memberikan contonya;

Dari script di atas akan menghasilkan tampilan seperti di bawah ini:

Pembulatan Ke Atas dan Pembulatan Ke Bawah

Oke gimana teman – teman tentang Pembulatan Ke Atas dan Pembulatan Ke Bawah di javascript, cukup mudah bukan. Semoga bermanfaat bagi teman – teman semua, sampai ketemu di tutorial berikutnya.