Masih lanjut pembahasan saya yang kemaren, kalau kemaren saya membahas tentang Skop Dan Penyambungan Variabel Dalam Javascript, ada yang masih ingat atau ada yang belum tau silahkan klik link tersebut. jadi pada pembahasan sebelumnya saya membahas tentang bagaimana menyambung variabel yang berupa angka dan string, dan dikonversi menjadi string dan disambung dengan “string”.

Namun pada kesempatan Kali ini saya akan membahas tentang Konstanta Dalam Pemrograman Javascript, Kenapa saya masih menyinggung pembahasan yang kemaren karena pada pemberian contoh nantinya saya akan masih menggunakan atau memakai konsep penyambungan variabel. Pada pembahasan konstanta ini tidak terlalu panjang lebar karena panjang kali lebar sama dengan luas, hehe.

Oke langsung langsung saja masuk pada pembahasan konstanta atau  ketetetapan adalah nilai tetap, yang berbeda atau berlawanan dengan variabel yang nilainya bisa berubah – ubah. Ibarat kata seperti Cuaca dan mood adalah variabel, waktu adalah konstanta. kenapa begitu karena sebuah cuaca tidak mempunyai ketetapan begitu pula dengan mood yang selalu berubah tidak mempunyai sebuah nilai ketetapan, sedang waktu mempunyai nilai ketetapan makannya waktu saya ibaratkan sebuah konstanta.

Begitu pula dengan kecepatan cahaya, PI, dan e, dalam pemrograman konstanta merupakan sebuah nilai yang tak bisa diubah selama eksekusi program, tidak seperti sebuah variabel yang nilainya dapat berubah – ubah. Banyak bahasa pemrograman  yang menggunakan sintaksis khusus untuk mendefinisikan sebuah konstanta untuk membedakannya dari variabel. Dalam pemrograman Javascript mendeklarasikan konstanta dengan tipe const  (menggantikan var) dan nama konstanta huruf besar (berdasarkan kesepakatan).

Konstanta ditugasi nilai pada saat deklarasi, dan tidak dimungkinkan untuk memodifikasinya selama program dijalankan.
Oke untuk lebih jelasnya saya akan memberikan contoh di bawah ini;

Oke cukup mudah bukan, semoga bermanfaat.