Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan fungsi type data <frequency> di CSS. Type data CSS <frequency> mewakili dimensi frekuensi. Format nilai waktu adalah <number> diikuti oleh unit frekuensi case-insensitive: Hertz atau kilohertz.

Seperti hal nya :

  • Hz yang mewakili frekuensi di Hertz. Misalnya. 0Hz, 1500Hz, 10000Hz.
  • KHz yang mewakili frekuensi dalam kilohertz. Misalnya. 0kHz, 1.5 kHz, 10 kHz.

Type data CSS <frequency> menunjukkan dimensi frekuensi, seperti nada bicara. Terdiri dari <number> yang segera diikuti oleh unit. Seperti untuk dimensi CSS apapun, tidak ada ruang antara unit literal dan nomornya. Bahkan jika semua unit mewakili waktu yang sama untuk nilai 0, unit mungkin tidak dihilangkan dalam kasus itu karena bukan <length>: 0 tidak valid dan tidak mewakili 0Hz, 0kHz. Meskipun unitnya tidak peka huruf besar dalam CSS, adalah praktik yang baik untuk menggunakan modal H untuk Hz dan kHz, seperti pada SI, Hertz menjadi kata benda keluarga. Nilai CSS <length> memungkinkan pengenal unit dari nilai ketika nilainya nol. Bila nilai <frequency> nol, sebaliknya, unit tidak dapat dihilangkan, karena 0 saja tidak akan menjadi nilai <frequency> yang valid tanpa unitnya. Hertz adalah kata benda keluarga, dan meskipun unitnya tidak sensitif huruf dan dapat ditulis dengan huruf besar semua huruf besar, huruf kecil, atau huruf besar, sebaiknya simpan huruf H dalam huruf besar setiap saat, dan jangan sampai kapitalisasi. Surat-surat lainnya, sehingga mematuhi peraturan gramatikal Sistem Satuan Internasional.

Berikut adalah nilai frekuensi yang benar :

Berikut adalah nilai frekuensi yang tidak benar :

Dukungan Browser :

Untuk saat ini frekuensi tersebut belum dapat di dukung oleh browser apapun.

Sampai di sini penjelasan saya mengenai fungsi type data <frequency> di CSS, semoga bermanfaat.