javascript-Djs-OutsourcingHalo teman-teman, ketemu lagi dengan saya, pada kesempatan kali ini, saya akan melanjutkan pembahasan 8 hal sederhana dari Javascript, baiklah teman-teman langsung saja silahakan simak uraian berikut ini.5. Anonymous functions dan pattern singleton
Salah hal yang cukup merepotkan dalam Javascript adalah tidak adanya scope dari variable. Semua variable, fungsi, object, dan array yang tidak terdapat dalam suatu fungsi lainnya dianggap sebagai variable global, yang artinya jika ada script lain yang mendeklarasikan nama yang sama, akan tertumpuk menjadi nilai yang paling akhir.

Cara untuk mengatasinya adalah dengan membuat anonymous function (fungsi tanpa nama), kemudian langsung memanggilnya. Contohnya, jika menggunakan cara biasa, maka kode di bawah ini akan menghasilkan 3 variable global dan 2 fungsi global.

11

Dengan kode ini, semua script pada halaman yang menggunakan variable name akan terganggu. Untuk menanggulanginya, adalah dengan memasukkannya dalam sebuah fungsi.

12

Anda bisa membuatnya menjadi fungsi tanpa nama. Sayangnya kedua hal tersebut tidak memungkinkan variable dan fungsi di dalamnya untuk bisa diakses dari luar fungsi.

13

Caranya adalah dengan mengembalikan property berupa fungsi createMember() dan getMemberDetails() tersebut, sehingga kode program akan menjadi sebagai berikut.

14

Bentuk pemrograman seperti ini dinamakan dengan design pattern singleton, dan banyak digunakan pada library javascript Yahoo User Interface (YUI). Selain penggunaan seperti contoh di atas, anonymous function juga bsia diterapkan pada banyak kasus lainnya.

6. Berikan kemudahan konfigurasi
Setiap mengambil potongan kode javascript dari internet, mau tidak mau ada bagian yang harus diubah untuk menyesuaikan dengan kode yang telah kita miliki. Terkadang hal tersebut cukup mudah, namun bisa saja menjadi sangat sulit jika kode program tersebut sangatlah kompleks. Salah satu cara untuk mengatasi ini adalah membuat kode tersebut dapat dikonfigurasi menjadi lebih fleksibel.

Langkah pembuatannya cukup mudah, seperti berikut.

    • Buat sebuah object khusus menyimpan nilai konfigurasi kode program.
    • Di dalamnya, deklarasikan variable-variable yang biasanya sering diubah olehorang yang menggunakan, antara lain adalah id dan nama class dalam CSS, label untuk button, nilai yang ditampilkan, dan sebagainya.
    • Object tersebut harus memiliki akses public agar bisa diakses bagian lain.

Dengan demikian, potongan kode program Anda dapat dijalankan pada berbagai kondisi tanpa perlu membuka ulang dan mengubah fungsi-fungsi yang sudah ada.

7. Harus support semua browser? Buang-buang waktu. Gunakan Library.
Seperti yang diketahui, anatomi setiap browser bisa berbeda-beda dalam menerjemahkan bahasa javascript. Mempelajarinya akan membutuhkan waktu dan usaha yang tidak sedikit. Sebut saja ada beberapa browser umum seperti firefox, chrome, safari, opera, dan internet explorer. Tidak hanya mempelajari saat ini saja, tapi juga harus mempelajari versi-versi sebelumnya dan harus siap jika ada versi baru muncul.

Karena itu, penggunaan library sangat disarankan. Library adalah sekumpulan kode yang berisi fungsi-fungsi siap pakai untuk program teman-teman. Beberapa library sudah dapat mengatasi perbedaan anatomi web browser umum. Anda tinggal menggunakan fungsi-fungsi yang tersedia.

Beberapa library javascript yang banyak digunakan antara lain adalah jQuery, MooTools, Prototype, Dojo Toolkit, ExtJS, dan YUI. teman-teman bisa mengunjungi masing-masing websitenya dan mempelajari library mana yang paling cocok untuk digunakan.

8. Debug dengan console? Gunakan kombinasi Firefox + Firebug
Develop website menggunakan Mozilla Firefox memiliki beberapa kelebihan, salah satunya adalah banyaknya Add-on yang bisa dipakai sebagai alat bantu. Firebug merupakan add-on yang banyak digunakan web developer dalam membongkar kode websitenya di sisi client. Teman-teman bisa mendapatkan firebug pada website resminya http://getfirebug.com/ ataupun dengan fitur get Add-on yang ada di Firefox.

Setelah Firebug terinstall, Anda bisa mengaktifkan console-nya, dan memasukkan script

15
Selain itu error javascript dapat terdeteksi secara cepat tanpa perlu mencari kesalahan syntax. Untuk masalah tampilan, Firebug juga bisa digunakan untuk melihat struktur DOM dan CSS dari suatu halaman, serta mengubahnya secara realtime.

Baiklah teman-teman, itulah penjelasan mengenai 8 hal sederhana dari Javascript, Semoga bisa bermanfaat sampai ketemu dilain kesempatan 🙂