javascript-Djs-OutsourcingHalo teman-teman, ketemu lagi dengan saya, pada kesempatan kali ini saya akan melanjutkan pembahasan mengenai 8 hal sederhana dari Javascript, baiklah teman-teman silahakan simak uraian berikut ini.2. Format data JSON
Sebelum mengetahui cara penggunaan JSON untuk menyimpan data, biasanya programmer menyimpannya dalam bentuk array multi dimensi, string dengan tanda pemisah, dan cara lainnya yang cukup menyulitkan. Tapi dengan adanya JSON, Teman-teman bisa menyimpan data kompleks dalam format native javascript dan tanpa perlu segala macam proses konversi. JSON adalah singkatan dari JavaScript Object Notation, yang sebenarnya memanfaatkan notasi-notasi yang telah dijelaskan pada poin pertama di atas.

Jadi, jika teman-teman ingin mendeklarasikan sebuah band, maka dapat ditulis sebagai berikut.

5

Setelah itu, teman-teman bisa mengaksesnya seperti biasa. Bahkan JSON ini bisa menjadi penghubung format data antara PHP dengan Javascript. Dalam PHP, tersedia fungsi json_encode() dan json_decode() untuk memudahkannya.

3. Fungsi-fungsi native javascript
Beberapa fungsi umum sebenarnya sudah tersedia dalam javascript, terutama untuk fungsi matematika dan manipulasi string. Dengan demikian teman-teman tidak perlu membuat banyak perulangan lagi beserta kondisi dan fungsi-fungsinya. Sebagai contoh, ketika mencari angka terbesar dalam sebuah array, biasanya menggunakan perulangan seperti ini:

6

Padahal sebenarnya dapat dipermudah tanpa menggunakan perulangan, yaitu dengan mengurutkan nilai-nilai tersebut.

7

Fungsi sort() sudah terdapat dalam semua array. Setelah diurutkan, maka nilai yang diambil adalah nilai yang terbesar. Proses pengurutannya sesuai dengan fungsi yang dimasukkan sebagai parameter.

4. Delegasi event
Penggunaan delegasi event membuat aplikasi berbasis web menjadi semakin hidup. Sebagai contoh, suatu elemen DOM jika diklik akan menjalankan suatu proses tertentu yang berbasis javascript. Biasanya, untuk memberikan handler pada banyak elemen dalam satu parent dilakukan dalam proses perulangan. Tapi ada cara yang lebih mudah, yaitu mendefinisikannya pada parent-nya saja. Sebagai contoh untuk kode html sebagai berikut.

8

Cara klasik yang digunakan untuk memberikan event adalah sebagai berikut.

9

Namun cara ini dapat dipersingkat menjadi.

10

Karena event klik terjadi pada semua elemen, maka cukup membandingkan apakah elemen tersebut adalah elemen “a” atau bukan. Dengan demikian akan mempersingkat penulisan kode program menjadi lebih sederhana.

Nah teman-teman, gimana ? sudah ada referensi yah, bagaimana dari kode-kode diatas bisa di persingkat, mungkin sampai disini pertemuan kali ini, untuk selanjut nya nanti saya akan membahas untuk point-point berikutnya, sampai ketemu dipertemuan selanjutnya 🙂